Kamis, 02 April 2015

Google Messenger di Android "Lollipop" Mirip WhatsApp

KOMPAS.com - Setelah dikabarkan akan membuat platform pesan instan baru yang terpisah dari Google Hangouts dan Google+, kini bocoran aplikasi pesan instan Google itu beredar di internet. Nampaknya, aplikasi ini menjadi aplikasi wajib Android 5.0 Lollipop.

Selain bocoran screenshot yang beredar, seperti dikutip KompasTekno dari Android Authority (20/10/2014), file APK dari aplikasi ini juga banyak beredar di internet. APK tersebut berjalan normal saat dipasang di Android 4.4 KitKat.

Aplikasi Google Messenger tersebut terlihat memiliki tampilan yang minimalis dan mengikuti kaidah Material Design layaknya aplikasi-aplikasi lain dalam platform Android Lollipop.

Bocoran screenshot yang beredar memperlihatkan Google Messenger saat baru saja dipasang, halaman itu terlihat putih bersih. Saat kontak mulai ditambahkan, semua percakapan akan dimunculkan di halaman tersebut.

Dan seperti aplikasi pesan instan lain, foto kontak juga akan ditampilkan dengan lingkaran berwarna disertai informasi huruf pertama nama kontak.

Untuk menambah kontak, pengguna cukup menekan tombol "+" yang berada di pojok kanan bawah berwarna kuning. Aplikasi tersebut nampaknya juga mendukung group messaging atau percakapan berkelompok.

Dari daftar kontak tersebut, pengguna juga bisa mengakses telepon, mengirim pesan SMS, serta mengirim lampiran dan bahkan memotret langsung dalam aplikasi. Jika ditilik lebih lanjut, semua fitur tersebut benar-benar mirip dengan aplikasi pesan instan WhatsApp yang kini dimiliki oleh Facebook.
Read More

Samsung Mulai Produksi SSD untuk Percepat Transisi

KOMPAS.com - Samsung Electronics telah memperkenalkan teknologi memori flashtriple-level-cell (TLC) 3D V-NAND sejak beberapa lama. Namun, raksasa Korea ini berencana mengombinasikannya dengan teknologi 3D V-NAND 3-Bit untuk membuat SSD yang lebih terjangkau.

Sebelumnya, di ajang IFA 2014 Berlin lalu, Samsung telah memamerkan prototipe SSD berbasis memori flash NAND (SSD 850 EVO) yang diklaim dibuat dengan ongkos produksi murah dengan performa dan ketahanan yang lebih lama.

Kini, dikutip KompasTekno dari situs Business Wire (8/10/2014), Samsung dikabarkan telah mulai memproduksi memori flash 3D V-NAND Multi Level Cell (MLC) 3-bit.

"Dengan tambahan lini SSD baru dengan densitas tinggi yang murah dan kencang, kami yakin 3-bit V-NAND akan bisa mempercepat transisi penyimpanan data dari hard disk ke SSD," demikian terang Jaesoo Han, Senior Vice President, Memory Sales & Marketing, Samsung Electronics.

V-NAND 3-bit ini menjadi generasi SSD V-NAND kedua Samsung yang menggunakan 32 lapisan cell yang ditumpuk secara vertikal per chip dalam memori NAND. Masing-masing chip akan menyediakan kapasitas penyimpanan 128 gigabit.

Dalam struktur chip V-NAND buatan Samsung, setiap cell terhubung secara elektrik dengan lapisan non-konduktif melalui teknologi Charge Trap Flash (CTF). Setiap rak celldisusun secara vertikal menumpuk satu sama lain membentuk apa yang disebut denganmultibillion-cell chip oleh Samsung.

Dengan menggunakan teknologi 3-bit per cell, serta susunan cell yang ditumpuk-tumpuk sebanyak 32 lapisan itu, maka Samsung mengklaim bisa meningkatkan efisiensi jumlah memori yang dihasilkan.

Jika dibandingkan dengan memori flash 3-bit planar NAND dengan teknologi 10 nanometer, maka memori V-NAND 3-bit  ini memiliki produktivitas yang meningkat dua kali lipat.
Samsung berharap dengan SSD baru generasi keduanya itu, makin banyak konsumen yang menggunakan memori penyimpanan SSD, baik dari kalangan pengguna PC rumahan hingga server-server perusahaan besar.
Read More

Rabu, 01 April 2015

BlackBerry Umumkan Jumlah Pengguna Aktif BBM

KOMPAS.com - Perlombaan jumlah pengguna layanan pesan instan terus terjadi. WhatsApp nampaknya masih memimpin dengan 600 juta pengguna aktif per bulannya. Namun bagaimana dengan BlackBerry Messenger (BBM) yang lebih dulu diperkenalkan?
CEO BlackBerry, John Chen membeberkan jumlah aktif pengguna layanan pesan instannya itu saat pidato laporan fiskal perusahaannya pada kuartal dua 2015 lalu.

Menurut Chen, layanan BBM telah dipakai secara aktif oleh 91 juta pengguna per bulannya. Jumlah tersebut naik dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 85 juta orang.

Dikutip dari Ubergizmo (26/9/2014), ada beberapa alasan mengapa jumlah pengguna BBM terus meningkat. Salah satu alasannya adalah disertakannya fitur BBM Protected, BBM Money, dan tersedianya stiker dalam layanan pesan instan ini, sehingga menarik minat pengguna remaja.

Selain itu, BBM juga telah diperkenalkan di platform Windows Phone setelah sebelumnya telah hadir di platform Android pada tahun lalu. Sehingga, cakupan penggunanya kini semakin luas.

Walau masih tertinggal dari WhatsApp, namun Ubergizmo menyebutkan bahwa bisa jadi pengguna BBM akan terus bertambah dengan diluncurkannya smartphone baru, BlackBerry Passport di sejumlah negara.

Smartphone kotak tersebut mendapatkan review yang bagus oleh penggunanya, dan kemungkinan banyak orang yang ingin mencoba sekaligus menggunakan layanan pesan instannya, BBM.
Read More

Duo Sony SmartWear Dipastikan Masuk Indonesia

SINGAPURA, KOMPAS.com - Dalam kesempatan peluncuran lini Xperia terbaru di Singapura, pada Selasa (16/9/2014), Sony juga menampilkan wearable gadget baru yang termasuk dalam kategori SmartWear, yaitu SmartWatch 3 dan Smartband Talk.

Sony Smartwatch 3 merupakan generasi penerus Smartwatch 2 yang telah dirilis seblumnya, dan perangkat tersebut menjadi perangkat Sony pertama yang menggunakan OS Android Wear. 

Jam tangan pintar Sony SmartWatch 3 mengusung layar 1,6 inci resolusi 320 x 320 pixel. Di dalamnya, Sony memberikan fitur GPS, gyroscope, kompas, dan akselerometer.

Sensor-sensor tersebut dibuat untuk bekerja dengan aplikasi Lifelog yang dikembangkan oleh Sony sendiri. Aplikasi tersebut akan merekam semua aktivitas fisik penggunanya.

Sementara Smartband Talk merupakan gelang pintar Sony yang bisa digunakan untuk memantau kondisi kebugaran. Gelang ini memiliki ukuran layar 1,4 inci melengkung, dan menggunakan teknologi layar E-Ink.

Smartband Talk juga bekerja dengan aplikasi Lifelog Sony. Selain aktivitas fisik, gelang pintar ini juga akan mencatat musik apa yang sering didengar, dan foto apa yang sering diambil. 

Terdapat fitur mikrofon dan speaker terintegrasi dalam Smartband Talk, sehingga penggunanya bisa menelepon atau menerima panggilan telefon darinya, serta memberikan perintah suara. 

Baik Smartwatch 3 maupun Smartband Talk milik Sony memiliki fitur tahan air dan debu dengan rating IP68.

Sony Smartwatch 3 dan Smartband Talk dipastikan masuk ke Indonesia dan mulai dipasarkan pada kuartal empat 2014, sekitar bulan Oktober/November. Belum ada kepastian harga dari Sony akan perangkat-perangkat ini.
Read More

Microsoft Dandani Portal MSN

KOMPAS.com - Microsoft sebelumnya telah meninggalkan brand MSN dan mengganti layanan serupa dengan Windows Live dan Bing. Namun kini, raksasa software itu mulai membenahi MSN kembali.

Pada Senin (8/9/2014), Microsoft memermak brand portal MSN dengan memperkenalkan beberapa fitur aplikasi Bing di dalamnya. Aplikasi-aplikasi seperti News, Sports, Travel, Weather, dan Finance yang sebelumnya tersedia di Bing, kini juga bisa diakses melalui portal MSN yang baru.

Semua aplikasi tersebut rencananaya, menurut keterangan tertulis yang diterimaKompasTekno (8/9/2014), akan di-rebranding dengan nama MSN dalam waktu dekat ini.

Selain itu, Microsoft juga berencana untuk merilis tiap-tiap aplikasi tersebut untuk platform iOS dan Android.

Hal itu sejalan dengan visi "mobile-first, cloud-first" yang diusung Microsoft di bawah pimpinan Satya Nadella. Sejumlah layanan berbasis cloud dan aplikasi Microsoft akan tersedia di lintas-platform.

Halaman utama MSN.com yang baru selain memiliki sejumlah layanan Microsoft seperti OneDrive, juga menyediakan informasi dari jejaring sosial populer seperti Facebook dan Twitter.

Semua setting dan informasi dari aplikasi Bing yang kini sudah tersedia di platform Windows 8 dan Windows Phone juga akan bisa disinkronisasi dalam portal MSN.com.
Read More

Xiaomi Redmi 1S Sudah "Diantre" 50.000 Orang

JAKARTA, KOMPAS.com — Antusiasme pengguna gadget di Indonesia ternyata sangat tinggi dalam menyambut hadirnya smartphone pertama buatan perusahaan rintisan asal Tiongkok, Xiaomi Redmi 1S.

Setelah membuka sesi pre-order pada Rabu (27/8/2014) di Lazada Indonesia, situs e-commerce resmi yang memasarkan Xiaomi di Indonesia ini telah kebanjiran calon pembeli Redmi 1S. Angkanya hingga Selasa (2/9/2014) telah menembus 50.000 orang.

Kepastian jumlah pendaftar yang ingin membeli smartphone Xiaomi Redmi 1S itu dikonfirmasi oleh VP Marketing & Business Development Lazada Indonesia Andry Huzain kepada KompasTekno saat dihubungi melalui telepon.

"Ya, hingga pagi ini sudah sampai 50.000 pendaftar yang akan membeli Redmi 1S," demikian kata Andry.

Setelah melakukan pendaftaran di situs Lazada, calon pembeli harus menunggu dan baru bisa melakukan transaksi pada Kamis (4/9/2014) pukul 11.00 WIB.

Saat ditanya berapa jumlah Redmi 1S yang disediakan Lazada, Andry menampik untuk menyebut angka. Namun, Andry mengatakan bahwa jumlahnya lebih kurang sama dengan yang akan dijual di India.

Di India sendiri, dilansir GSM Arena, Kamis (28/8/2014), Redmi 1S dijatah 40.000 unit dan mulai dijual hari ini, 2 September.

Redmi 1S menjadi smartphone pertama Xiaomi yang dipasarkan di Indonesia. Performa tinggi dan harga yang tergolong murah untuk kelasnya (Rp 1,5 juta) adalah beberapa daya tarik yang dimiliki smartphone buatan startup asal Tiongkok ini.
Read More

Xperia Z3 dan Z2 Beda Tipis?

KOMPAS.com - Pameran teknologi IFA 2014 yang akan digelar di Berlin, Jerman, pada September mendatang bakal jadi "pesta" peluncuran berbagai gadget Android.

Sony, salah satunya, yang kemungkinan besar bakal memperkenalkan smartphone Android Xperia Z3 pada 3 September.

Meski tak sebanyak iPhone 6, rumor soal spesifikasi maupun bocoran foto dari Xperia Z3 cukup banyak beredar. Setelah bocoran foto, kini spesifikasi hardware-nya yang beredar.

Adalah situs regulator Tiongkok, TENAA, yang "membocorkan" spesifikasi dari penerus Xperia Z2 tersebut. Menurut TENAA, sekilas tampilan dan jeroan Xperia Z3 dan Z2 tak banyak berbeda.

Xperia Z3 tetap menggunakan ukuran layar yang sama dengan Z2, yaitu 5,2 inci IPS LCD.

Dimensi Xperia Z3 disebutkan hanya sedikit lebih ramping dari Z2, yaitu 146,5 x 72,4 x 7,4 mm berbanding 146,8 x 73,3 x 8,2 mm. 

Begitu pula dengan bobotnya, sedikit lebih ringan. Xperia Z3 158 gram dan Z2 163 gram.

Xperia Z3 bakal menggunakan prosesor Snapdragon 801 dengan kecepatan 2,5 GHZ. Xperia Z2 menggunakan prosesor yang sama hanya berbeda clockspeed-nya, yaitu 2,3 GHz. 

Untuk RAM, Z3 dan Z2 sama-sama punya memori sebesar 3 GB. Dari segi kamera, Z3 dan Z2 juga dibekali kamera depan beresolusi 20,7 MP dan kamera depan 2 MP.

Fitur Z2 yang belum dipastikan hadir di Z3 adalah kemampuan tahan air dan tahan debu.
Read More